ISPConfig Persembahan Panel Hosting berbasis OpenSource

Viewed: 1872

UP2TI FMIPA, Setelah sebelumnya FMIPA UNDIP telah mengimplementasikan panel hosting ISPCP belum lama ini telah bermigrasi ke  Panel Hosting berbasis OpenSource ISPConfig, tidak hanya gratis akan tetapi juga powerfull dan cukup dalam memenuhi kebutuhan hosting.

Kabar baik dari ISPConfig telah mengeluarkan versi terbarunya dengan perubahan yang cukup signifikan, terutama atas supportnya ke NGINX.

Sekedar perbandingan antara apache dan nginx :

Apache Server
Web client meminta files ke Web server dan request ini disimpan di memory server lalu diteruskan untuk diproses ke Apache dan terjadilah pemrosesan PHP dan MySQL dan hasilnya oleh Apache akan disimpan sementara di RAM (Memory) lalu disampaikan ke web client, masalahnya adalah ketika Client (HTTP Request) semakin banyak maka akan terjadi penumpukan data di memory dan jika memory penuh otomatis pemrosesan data ke client akan bermasalah dan menjadi lambat.

Nginx Server
Web client meminta files ke Web server melalui Nginx dan request ini disimpan di memory server lalu diteruskan untuk diproses ke Nginx dan terjadilah pemrosesan PHP dan MySQL dan hasilnya oleh Nginx akan disimpan sementara di RAM (Memory) lalu diteruskan ke Nginx untuk disimpan sebagai file statis di hardisk dan disampaikan ke web client.Karena dalam nginx yg menyampaikan output file bukan langsung memory maka penumpukan data di memory akan berkurang dan server pun akan bekerja lebih cepat dan stabil.

Inilah fitur terbaru dari ISPConfig versi 3.0.4 :

  • Virtual server management module
  • Full support for Nginx webserver
  • Mailman mailinglist management
  • IPv6 support
  • FAQ section in Help module
  • Website folder protection
  • Assign IP addresses to clients
  • SNI support for Apache/nginx SSL certificate
  • New remote-API documentation and example scripts for all functions
  • Added support for key based SSH logins

Merupakan sebuah gawean(baca: kerjaan) baru untuk UP2TI FMIPA untuk bisa mengimplementasikan ISPConfig dengan NGINX Server sehingga tidak hanya mendapatkan performa yang labih cepat juga bisa menghemat Sumber Daya Hardware(baca: server).

This entry was posted in Info Techno and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco